Aurora cinta perjalanan ku.. Aku sudah berusaha
mengikhlaskanmu..Tapi pada akhirnya memang masih kamu. Sosok yang aku yakini akan
menjadi jodohku nanti. Ya.. aku masih berharap kamu yang menjadi pasangan ku
kelak. Meski ku tidak tahu. Sekarang kamu seperti apa? Meski kau ngelak bertemu
dengan aku. Tapi dalam hatiku.. Aku masih yakin sama kamu. Tepatnya hanya kamu
yang saat ini aku yakini. Ketika mulut, hati dan otakku berkata, tentang jodoh
dan pernikahan. Keyakinan ku padamu tidak pernah pudar. Fatwa hati ku masih tetap
sama meski dititik aku sudah benar-benar dalam keadaan rela. Aku akan hanya
menghapuskan mu dari kalam yang aku perjuangkan. Jika ternyata aku tahu kamu sudah
ada orang lain atau jika kamu menolak pinangan ku dan jika itu terjadi, bagiku semua
urusanku tentangmu sudah selesai kerana aku berjanji dan setia akan
menghalalkanmu. Tapi bagaimana jika kamu ternyata juga yakin padaku. Setelah
itu, kamu masih menyimpan keyakinan itu sehingga sekarang. Meski akan datang kita
sudah berkomitmen dari dulu tidak saling menunggu. Aku tidak pernah sama sekali
menghapuskan harapanku. Bahkan aku sering berdoa pada Allah. Di dalam mihrab di
multazam ku meminta, kalau memang kamu jodohku pertemukanlah pada saat yang
tepat untuk bersatu. Maka boleh dan wajarlah jika aku sangat berharap kepada
Allah agar kita dipertemukan, agar aku tenang menanyakan padamu, agar aku hidup
memperjuangkan keyakinan dalam hatiku hingga akhirnya aku benar-benar bisa
meminangmu. Atau kisah kita akan berakhir dengan cara aku mengikhlaskanmu
NUR ATIQAH BINTI ABDUL GANI
No comments:
Post a Comment