Thursday, February 21, 2019

MENIKAHIMU ATAU MENGIKHLASKANMU


Aurora cinta perjalanan ku.. Aku sudah berusaha mengikhlaskanmu..Tapi pada akhirnya memang masih kamu. Sosok yang aku yakini akan menjadi jodohku nanti. Ya.. aku masih berharap kamu yang menjadi pasangan ku kelak. Meski ku tidak tahu. Sekarang kamu seperti apa? Meski kau ngelak bertemu dengan aku. Tapi dalam hatiku.. Aku masih yakin sama kamu. Tepatnya hanya kamu yang saat ini aku yakini. Ketika mulut, hati dan otakku berkata, tentang jodoh dan pernikahan. Keyakinan ku padamu tidak pernah pudar. Fatwa hati ku masih tetap sama meski dititik aku sudah benar-benar dalam keadaan rela. Aku akan hanya menghapuskan mu dari kalam yang aku perjuangkan. Jika ternyata aku tahu kamu sudah ada orang lain atau jika kamu menolak pinangan ku dan jika itu terjadi, bagiku semua urusanku tentangmu sudah selesai kerana aku berjanji dan setia akan menghalalkanmu. Tapi bagaimana jika kamu ternyata juga yakin padaku. Setelah itu, kamu masih menyimpan keyakinan itu sehingga sekarang. Meski akan datang kita sudah berkomitmen dari dulu tidak saling menunggu. Aku tidak pernah sama sekali menghapuskan harapanku. Bahkan aku sering berdoa pada Allah. Di dalam mihrab di multazam ku meminta, kalau memang kamu jodohku pertemukanlah pada saat yang tepat untuk bersatu. Maka boleh dan wajarlah jika aku sangat berharap kepada Allah agar kita dipertemukan, agar aku tenang menanyakan padamu, agar aku hidup memperjuangkan keyakinan dalam hatiku hingga akhirnya aku benar-benar bisa meminangmu. Atau kisah kita akan berakhir dengan cara aku mengikhlaskanmu


NUR ATIQAH BINTI ABDUL GANI


No comments:

Post a Comment