Dalam hidup, seringkali kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahawa apa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia.
Seandainya kita tidak mampu untuk mengutuskan secebis
kesenangan kepada orang lain, berusahalah supaya kita tidak mengirimkan walau
sezarah kesusahan kepada orang lain. Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain
dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang
tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.
Kemaafan mungkin amat berat untuk diberikan kepada orang
yang pernah melukai hati kita. Tetapi hanya dengan memberi kemaafan sahajalah
kita akan dapat mengubati hati yang telah terluka. Seseorang manusia harus cukup rendah hati untuk mengakui
kesilapannya ,cukup bijak untuk mengambil manfaat daripada kegagalannya dan
cukup berani untuk membetulkan kesilapannya
Jadikan diri kita sebagai pohon yang rendang di mana insan dapat
berteduh. Jangan seperti pohon kering tempat sang pungguk melepas rindu dan
hanya layak dibuat kayu api. Bermimpilah tentang apa yang ingin kita impikan, pergilah ke
tempat-tempat ingin kita pergi. Jadilah seperti yang kita inginkan, kerna kita hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang
ingin kita lakukan.
Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah
dilupakan. Kita tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kitasampai
harus melupakan kegagalan kita dan rasa sakit dan pedih di hati. Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang
tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang
ketakutan
Janganlah berputus asa. Tetapi kalau kita sampai berada
dalam keadaan putus asa, berjuanglah terus meskipun dalam keadaan putus asa. Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg
belayar dilautan telah ramai kapal karam didalamnya..andai muatan kita adalah
iman,dan layarnya takwa,nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup
ini.
Kadang-kadang bersedih hati kerana gagal berkahwin dengan si
dambaan hati adalah perkara wajar. Tetapi ia bukanlah alasan untuk menyurutkan
langkah berumah tangga. Dunia ini luas, demikian pula dengan dengan orang –
orang yang mencintai kita. Kegagalan cinta bukan bererti kita tidak berhak
bahagia atau tidak mampu meraih kebahagiaan.
Bila hari ini Allah belum mempertemukan kita dengan orang
yang kita cintai, Insyaallah ia akan datang esok atau lusa, atau bila pun Dia
menghendaki, itu adalah sebahagian dari kekuasaan-Nya. Kadang-kadang kita
merasakan kecewa pada mula tetapi bahagia diakhirnya. Mereka yang terus menerus mengingati orang yang pernah
menolak cintanya, dan masih terpaku dengan angan – angan serta kenangan yang
lampau sebenarnya sedang menyeksa perasaan mereka sendiri dan menutup peluang
untuk bahagia
Cinta juga melalui proses. Ia memerlukan waktu. Ia boleh sahaja
datang dengan cepat tak terduga atau mungkin tidak seperti yang kita harapkan. Ada
orang yang dengan cepat dapat berumahtangga, tetapi merasakan segalanya
berjalan lambat.
Beri kesempatan kepada diri kita untuk kembali merasakan
kehangatan cinta. “Love is knocking outside the door.” Kata Tesla, love will
find a way. Yang paling utama, si lelaki atau si perempuan yang kelak akan
menjadi pasangan kita adalah mereka yang
meredhai akan hati dan hubungan mereka. Keikhlasan mempunyai kilauan dan sinar, meskipun ribuan mata
tidak melihatnya.
Menjadikan kesedihan itu akan menjadikan gelak tawa.
Membuat air mata kepedihan itu akan menjadikan air mata bahagia.
